Madurazone, SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memiliki atensi luar biasa terhadap pembangunan kepulauan. Buktinya, sebesar Rp 27,53 miliar anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) di alokasikan ke infrastruktur jalan kepulauan.
Tahun 2026 ini, Sumenep mendapatkan gelontor dari dari APBN sebesar Rp 47,53 miliar. Itu diperuntukkan untuk jalan, dan 57,9 persen untuk pembangunan jalan kepulauan. Dengan begitu, akan terjadi pemerataan pembangunan di Kota Sumekar.
Untuk kepulauan yang akan dibangun jalannya dalah satunya, rekonstruksi Jalan Pabian–Kangayan di Kecamatan Kangayan, rekonstruksi Jalan Laok Jang-Jang–Kolo-Kolo, serta pemeliharaan ruas Jalan Pelabuhan Batu Guluk–Pandeman di Kecamatan Arjasa.
Tidak hanya infrastruktur jalan, pemkab juga membangun jembatan di Gayam dengan anggaran hampir satu miliar atau kurang lebih 800 juta, gorong di Sepudi. Sehingga, pembangunan infrastruktur kepulauan terus membaik.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menjelaskan pembangunan infastruktur baik jalan atau bentuk fisik lainnya tidak hanya di arahkan ke daratan, melainkan juga kepulauan. “Pembangunan di Kepulauan jadi atensi kami,” katanya.
Dia menuturkan, pembangunan jalan itu menjadi penting karena akan membuka ruang ekonomi masyarakat. Di mana mobilitas barang akan lancar, dengan ekonomi dan pendapatan masyarakat akan bergerak.
“Dengan kondisi yang infrastruktur yang baik, maka dipastikan pertumbuhan ekonomi masyarakat akan semakin meningkat. Karena itu merupakan kebutuhan dasar,” tuturnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan itu mengungkapkan, alokasi anggaran untuk kepualaun tahun ini cukup besar. Untuk DAK jalan saja lebih separo ke kepulauan. “Ini menandakan jika kami komitmen membangun kepulauan,” ungkapnya.
Ke depan, sambung dia, pihaknya akan berupaya maksimal dalam pembangunan yang merata. Sehingga, seluruh wilayah di kota Sumekar bisa menikmati anggaran infrastruktur ini.
“Kami minta instansi terkait untuk terus bergerak melalukan pembangunan di Kepulauan. Tujuannya, konektivitas antara pulau akan semakin baik sehingga semakin terbuka. Yang terpenting juga, ekonomi masyarakat akan semakin bergerak,” tukasnya. (red)









