Madurazone. SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk memakai peci nasional di bulan Juni ini.
Itu dilakukan sebagai bentuk menghormati peringatan bulan Bung Karno 2026 itu, simbol penghormatan kepada Presiden RI pertama itu. Selain itu, instruksi penggunaan peci itu sebagai upaya menumbuhkan sikap nasionalisme di tubuh ASN dan BUMD.
“Bulan Bung Karno adalah media atau sarana untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme yang diwariskan oleh sang proklamator,” kata bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Menurut bupati, bulan Juni memiliki makna historis yang sangat kuat bagi bangsa Indonesia. Di bulan ini lahir Bung Karno, lahir Pancasila, dan juga menjadi bulan wafatnya Bung Karno. Karena itu, kami ingin menjadikannya sebagai momentum refleksi kebangsaan.
Sebab, sambung dia, secara historis, bulan Juni memang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan hidup dan pemikiran Bung Karno. Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato yang kemudian dikenal sebagai tonggak lahirnya Pancasila. Sementara itu, Bung Karno lahir pada 6 Juni 1901 dan wafat pada 21 Juni 1970.
“Dalam konteks peci nasional dipilih karena memiliki nilai simbolis yang kuat dalam sejarah perjuangan bangsa. Selain menjadi bagian dari identitas nasional, peci juga lekat dengan sosok Bung Karno dalam berbagai momentum perjuangan kemerdekaan Indonesia,” tegasnya.
Oleh karenanya, melalui Bulan Bung Karno ini pihaknya mengajak ASN dan karyawan BUMD tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneladani semangat perjuangan, keberanian Bung Karno. “Yang terpenting, juga pengabdian Bung Karno kepada bangsa dan negara,” tuturnya.
Selain itu, menurut suami Nia Kurnia itu, melalui spirit bung Karno juga harus dijadikan momentum untuk meningkatkan kerja, dan kinerja. Utamanya memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten ujung Timur Pulau Madura itu.
“Pelayanan publik dan melayaninya dengan benar adalah cara nyata memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegasnya. (Nz/yt)









