Dewan Dorong Pemerintah Siapkan “Pasar Online” untuk UMKM

  • Whatsapp
Anggota komisi II DPRD Sumenep Rasidi

Madurazone. SUMENEP – Memasuki era digital, produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus bisa dipasarkan melalui media online. Pemerintah harus membuat lapak online yang bisa akses pelaku bisnis kecil itu.

Saat ini, pelaku UMKM hendaknya tidak lagi menggunakan teknis konvensional melainkan harus mengikuti perkembangan zaman sesuai dengan digitalisasi yang sedang berkembang. Sehingga, produknya bisa laku.

Muat Lebih

Itu disampaikan anggota komisi II DPRD Sumenep Rasidi. Dia mengungkapkan, Pemerintah melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop UMKM dan Perindag) perlu mengambil peran strategis dengan menyediakan fasilitas lapak online resmi yang dapat menampung dan mempromosikan produk-produk UMKM lokal.

“UMKM kita punya potensi besar, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga produk olahan. Tetapi tanpa dukungan sistem pemasaran digital, jangkauan pasarnya akan terbatas,” katanya.

Oleh karena itu, pemerintah perlu menyediakan lapak online sebagai etalase bersama bagi produk UMKM Sumenep. “Supaya bersaing, jangan lagi menggunakan sistem konvensional, namun harus ikut zaman menggunakan digital,” tegasnya.

Politisi PKB itu mengungkapkan, keberadaan lapak online tidak dimaksudkan untuk menggantikan pasar tradisional atau penjualan langsung, melainkan sebagai pelengkap agar pelaku UMKM memiliki dua jalur pemasaran sekaligus, yakni offline dan online.

“Ke depan, pola jualan UMKM harus dua arah. Tetap kuat di pasar offline, tetapi juga aktif di pasar online. Dengan begitu, produk UMKM bisa menjangkau konsumen yang lebih luas, termasuk dari luar daerah,” tegasnya.

Selain itu, Rasidi juga mendorong agar lapak online yang disediakan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menampilkan produk, tetapi juga terintegrasi dengan sistem pemesanan, pembayaran digital, dan layanan pengiriman barang.

Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan upaya penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

“Kalau pemerintah menyiapkan infrastrukturnya, pelaku UMKM tinggal fokus pada kualitas produk. Ini akan menjadi ekosistem ekonomi yang sehat. UMKM tumbuh, pasar bergerak, dan ekonomi daerah ikut menguat,” tukasnya. (Nz/yt)

Pos terkait