Temukan Penyimpangan, Inspektorat Minta Desa Kembalikan Kerugian DD ADD

  • Whatsapp

Madurazone.co, Sumenep – Realisasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) 2016 ditemukan ada banyak masalah. Masalah dimaksud salah satunya berkaitan dengan adminitrasi dan pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi.

Hal tersebut disampaikan Inspektur R. Idris. Idris menjelaskan, pelaksanaan DD ADD matoritas tidak sesuai spek. Iti setelah tim dari pihaknya melakukan evaluasi atas realisasi tahun 2016. “Apabila tidak sesuai spek, maka sudah pasti bermasalah. Itu dari sejumlah sampel desa yang kami datangi, ” katanya.

Muat Lebih

Mantan Kepala Bappeda ini menuturkan, pihaknya menggunakan sampel dan sistem acak. Itu lantaran tidak memungkinkan dilakukan karena desa cukup banyak yang ada di Sumenep. Dimana di 27 Kecamatan ada 330 desa. “Sampel itu mengindikasikan keseluruhan, ” ucapnya.

Menurut Idrus, dari berbagai temuan yang paling menonjol adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kurang mempuni. Sehingga, administrasinya tidak baik. Dan, memiliki potensiterjadi penyimpangan. “Ada juga yang kurang bagus dari pelaksanaannya,” ucapnya.

Idris mengungkapkan, dari hasil temuan itu pasti ditindaklanjuti dengan pemberian sanksi. Sanksi yang diberikan berupa sanksi adminitrasi dan pengembalian kerugian ke Kas. Besaran keruguian sesuai dengan besaran kerugian keuangan akibat pekerjaan yang tidak sesuai bestek. “Kalau sanksi bagi person tidak ada,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau aparat desa segera dilakukan pembinaan, terutama soal pengelolaan keuangan desa. “Apalagi sesuai PP Nomor 12 tahun 2017. Camat sudah punya kewenangan untuk melakukan pembinaan dan pemeriksaan,” tegasnya. (nz/yt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.