Madurazone.co, Sumenep – Kejaksaan negeri (Kejari) Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali digoyang demo, Senin (8/8/2016). Massa dari Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempur) dan Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMP) meminta penuntasan kasus raskin.
Massa melakukan aksi jalan kaki dari arah Barat menuju Kejari. Mereka membawa sejumlah poster yang salah satunya bertuliskan kejaksaan sumenep tumpul,kejari bodoh,kejari tolol.
“Kejari sumenep Harus menetapkan tersangka dalam kasus raskin di Guluk-Guluk. Sudah dua tahun lamanya tapi hingga saat ini tidak ada kejelasan. Ada apa dengan Kejari Sumenep ini,” kata Saudi dalam orasi nya.
Sauki menambahkan, seharusnya dengan waktu dua tahun sudah ada tersangka, namun tidak ditentukan. “Kalau belum juga ada penetapan tersangka, maka pihaknya akan membawa massa lebih besar lagi. Sebab, masalah raskin menjadi atensi publik,” ujarnya.
Kepala Kejari Sumenep Bambang sutrisna menjelaskan, dalam masalah kasus raskin pihaknya harus berhati-berhati, segampang membalikkan tangan ini soal nisib orang. “Terkait kasus raskin di Guluk-Guluk sudah final dan secepatnya kami tetapkan tersangkanya ,” ujarnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah memanggil sejumlah saksi dalam penggelapan kasus raskin itu. “Kami bekerja mengusut kasus raskin ini. Hanya saja menunggu waktu saja, dalam waktu dekat akan kita tetapkan tersangkanya,” ucapnya. (yasid/yt)









