Buntut Kasus Kades, Dewan Minta Inspektorat Evalusi Pola Pengawasan DD

  • Whatsapp

Madurazone, SUMENEP – Kasus korupsi Dana Desa (DD) yang menyeret Kades Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur menuai respon. Salah satunya, dari anggota komisi I DPRD setempat Juhairi.

Menurut Juhairi kasus tersebut tentu sangat memprihatinkan. Sebab, setelah sekian lama Dana Desa memakan korban dengan menyeret tersangka salah satu kades. “Kami sangat prihatin dengan adanya kades yang terjerat korupsi,” katanya.

Muat Lebih

Kejadian itu, sambung dia, bisa dijadikan sebagai pelajaran berharga bagi desa untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Setidaknya, pelajaran agar pengelolaan DD itu harus transparan dan baik.

“Hendaknya bisa mengelola dengan transparan, supaya bisa dimonitor oleh masyarakat. Dan, dikelola dengan baik, administrasi yang baik pula,” ujarnya.

Politisi Nasdem itu mengungkapkan, pihaknya juga meminta kepada pihak Inspektorat untuk melakukan audit secara benar dan terbuka. Tujuannya, agar tidak sampai merambah kepada hukum.

“Apabila ditemukan adanya penyimpangan, maka langsung ditangani langsung Inspektorat saat melakukan audit. Sebab, kasus itu bukan tahu, tapi peritiswa lama yang sudah diaudit,” tuturnya.

Dia menegaskan, keterbukaan informasi menjadi kunci untuk mencegah terulangnya kasus serupa di tingkat desa. Inspektorat harus transparan dan terbuka kepada publik. Jangan sampai kasus seperti ini terulang karena lemahnya pengawasan atau minimnya informasi,” ujarnya.

Menurut politisi Kepulauan itu, Inspektorat itu memiliki peran penting dalam pengawasan DD. Sehingga, pola pengawasan itu juga menjadi penting untuk dievaluasi, sehingga pengelolaan DD baik dan tidak muncul serupa.

“Perlu evaluasi pengawasannya, supaya tidak muncul kasus serupa. Perlu dijadikan pelajaran untuk evaluasi menyeluruh,”tegasnya. (Nz/yt)

Pos terkait