Madurazone. SUMENEP – Ketua komisi II DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur Faisal Muhlis mendorong pemerintah untuk serius dalam peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Itu agar pendapatan tidak stagnan setiap tahunnya.
“Perlu langkah konkret dari pemerintah agar PAD mengalami peningkatan maksimal. Salah satunya, optimalisasi transaksi elektronik di berbagai sektor pelayanan,” katanya.
Menurutnya, itu dilakukan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor yang melibatkan sejumlah instansi dan elemen masyarakat dalam satu forum strategis.
“Dengan transaksi elektronik menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.
Sebenarnya, menurut dia, Dengan transaksi elektronik, tidak hanya meningkatkan capaian PAD, tetapi juga membangun sistem yang lebih transparan dan tepercaya. “Ini ikhtiar kita dalam meningkatkan PAD dan pengelolaan yang baik,” ucapnya.
Menurutnya, digitalisasi transaksi bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendesak di tengah tuntutan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
“sistem elektronik mampu meminimalisasi potensi kebocoran pendapatan sekaligus meningkatkan penerimaan daerah secara lebih terukur,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaanya, hendaknya melibatkan berbagai pihak, di antaranya Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), BPRS.
“Keterlibatan lintas sektor itu dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat implementasi kebijakan secara menyeluruh. Sinergi antara legislatif, eksekutif dan elemen masyarakat sangat penting agar kebijakan ini bisa berjalan efektif,” tegasnya. (nz/yt)









