Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Jadi Pilar Utama Ekonomi Masyarakat

  • Whatsapp
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menyerahkan penghargaan kepada pelaku koperasi

Madurazone. SUMENEP – Keberadaan koperasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadi sangat penting. Sebab, menjadi soko guru perekonomian Indonesia, termasuk di kota Sumekar ini, ekonomi masyarakat menjadi bergerak.

Pernyataan itu disampaikan bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam upacara peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di halaman Kantor bupati, Senin (13/7/2026). Hari koperasi itu mengusung tema Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.

Muat Lebih

“Koperasi itu menjadi soko guru perekonomian Indonesia. Dan, harus terus digalakkan. Apalagi, pemerintah memiliki kebijakan menggerakkan ekonomi melalui Koperasi Desa Merah Putih,” kata Achmad Fauzi Wongsojudo.

Sehingga, sambung dia, koperasi itu menjadi instrumen penting dan strategis nasional. Otomatis, Kabupaten Sumenep memiliki peran untuk menghidupkan koperasi tersebut. Buktinya, ada 333 KDMP yang saat sedang dibangun.

“Koperasi harus didukung karena menjadi pilar utama ekonomi masyarakat. Dengan KDMP akan memperpendek distribusi dan mampu memperluas akses pembiayaan kepada masyarakat. Ini perlu didukung oleh semua elemen masyarakat,” tegasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan itu mengungkapkan, pihaknya juga meminta pengelolaan koperasi itu harus dilakukan secara modern, dan mulai meninggalkan cara-cara konvensional. Pengelolaan secara digital bagian dari mengikuti perkembangan era atau zaman.

“Pelayanan konvensional perlu ditinggalkan menuju digitalisasi. Pemanfaatan teknologi informasi, sistem pembayaran modern, hingga platform digital sangat penting agar koperasi mampu menjangkau generasi muda, petani milenial, nelayan, serta pelaku UMKM sehingga dapat naik kelas,” tegasnya.

Achmad Fauzi Wongsojudo mengungkapkan, pihaknya akan terus mendorong koperasi untuk tumbuh dan berkembang. Dan, juga menyiapkan SDM dengan pelatihan-pelatihan agar pengelolaan profesional.

“pemerintah tidak akan tutup mata dengan koperasi agar terus menjadi pilar bergeraknya ekonomi masyarakat. Kami ingin ekonomi bergerak dari bawah,” tuturnya. (Red)

Pos terkait