Madurazone. SUMENEP – BPRS Bhakti Sumekar bakal menjadi penyalur bantuan permodalan untuk petani bawang merah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dana itu bakal menyasar sejumlah petani upland yang ada di Kota Sumekar.
Direktur BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar menjelaskan, pihaknya memang ditunjuk untuk menyalurkan dana kepada petan. Itu dilakukan setelah pihaknya mendapatkan penyertaan modal yang saat ini peraturan daerah (Perda) sudah disiapkan.
“Kami butuh Perda, karena dana itu bukan hibah,” katanya.
Dia menjelaskan, dana itu bersumber dari IsDB (Islamic Development Bank) dengan besar maksimal sekitar Rp 3 miliar. “Tapi, angka pastinya kami belum klir, tapi dananya di kisaran angka tersebut (Rp 3 miliar, Red),” ujarnya.
Siapa saja yang akan menerima dana tersebut?, Hairil Fajar menuturkan, calon penerima itu ditentukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Meski begitu calon penerima tetap harus memenuhi syarat teknis perbankan.
“Syarat teknis perbankan tetap kita berlakukan, misalnya calon penerima tidak pernah nunggak dan lainnya sesuai mekanisme perbankan,” tegasnya.
Dia mengungkapkan, penerima bantuan tersebut bisa diberikan kepada perorangan atau kelompok tani (poktan). Dan, pagu yang diberikan tentu saja tidak sama. “Kolektif melalui kelompok pasti lebih besar dari perorangan,” tegasnya. (Nz/yt)









