Madurazone. SUMENEP – Muharram atau biasa dikenal dengan bulan Syuro bukan hanya sekadar rutinitas pergantian tahun. Namun, awal tahun hijriah ini harus dijadikan momentum untuk introspeksi diri menjadi manusia lebih baik.
“Pergantian bulan hijriah adalah bagian dari upaya transformasi diri untuk menjadi lebih baik, manusia bermanfaat bagi sesama dan bisa semakin dengan Tuhannya,” kata bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Di bulan muharram, menurut bupati, pihaknya berharap masyarakat semakin meningkatkan nilai keagamaan, dekat dengan Allah. Implikasinya, akan semakin mempererat hubungan kemanusiaan untuk peduli kepada sesama.
“Kalau dekat dengan Tuhan, maka rasa perhatian, kebersamaan dan kepedulian kepada sesama akan semakin meningkat. Karena dekat dengan Tuhan, akan baik dengan sesamanya,” ujarnya.
Oleh karenanya, politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperbaiki niat, dengan niat yang baik, menyebar kebaikan, seperti berbagi kepada sesama. “Orang yang baik adalah yang bermanfaat bagi lainnya,” tegasnya.
Selain itu, suami Nia Kurnia itu mengungkapkan, di momen muharram ini hendaknya juga memperbaharui niat dalam membangun daerah. Tidak hanya para pegawai, ASN (Aparatur Sipil Negara), tapi juga masyarakat harus ambil bagian dalam membangun.
“Pererat persatuan dan persaudaraan, bergotong royong dalam membangun daerah, Sumenep menuju baldatun thayibatun warabbun ghafur, masyarakat sejahtera,” paparnya.
Oleh karena itu, sambung dia, membangun daerah bukan hanya urusan bupati, tapi elemen masyarakat bertanggung jawab. “Jangan enggan untuk berpartisipasi, saran dan kritik konstruktif untuk kemajuan Sumenep,” tukasnya. (Nz/yt)









