KDMP Dibangun, Dewan Ingatkan Perencanaan Bisnis Berkelanjutan

  • Whatsapp
Screenshot

Madurazone. SUMENEP – Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadi perhatian anggota DPRD Masdawi. Menurut dia, keberadaan koperasi itu harus memberikan dampak baik bagi masyarakat desa.

Oleh karena itu, menurut Masdawi, rencana bisnis yang matang sebelum gedung koperasi selesai dibangun. Sehingga, ada bisnis yang baik saat dioperasikan. “Harus direncanakan bisnis yang baik dan matang, serta prospeknya baik,” ujarnya.

Muat Lebih

Sebagaimana diketahui, sebanyak 136 gedung KDMP yang tersebar di 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep telah dibangun sejak Januari 2026.

Menurut politisi Partai Demokrat itu, kesiapan perencanaan usaha menjadi kunci agar keberadaan KDMP tidak sekadar memiliki bangunan fisik tanpa aktivitas ekonomi yang jelas.

“Pengurus harus tahu sejak awal, potensi usaha yang akan dijalankan. Khawatir, gerai sudah dibangun, pengurus masih kelimpungan untuk menjalankan usahanya. Jadi, percuma gedung sebesar itu jika rencananya tidak jelas,” ujarnya.

Anggota komisi II Itu mengungkapkan, keberlangsungan usaha KDMP ke depan ditentukan oleh bisnis yang bagus. Ia tidak ingin koperasi desa itu bernasib sama seperti Koperasi Unit Desa (KUD) yang berhenti beroperasi akibat minimnya perencanaan.

“Ketika gerai sudah jadi, pengurus langsung aksi. Kalau kita flashback ke KUD, itu ada yang jadi kandang ayam sekarang. Tentu, kita tidak ingin seperti itu lagi,” imbuhnya.

Selain kesiapan internal, Masdawi juga mengingatkan agar usaha yang dijalankan KDMP tidak mematikan pelaku usaha perorangan yang telah lama beroperasi secara mandiri. (Nz/yt)

Pos terkait