Madurazone. SUMENEP – Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep, Madura, Jawa Timur yakin akan mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2026. Itu lantaran potensi objek PAD cukup berpeluang.
Tahun 2026 ini, DKUPP menargetkan Rp 3 miliar untuk PAD di sektor pasar. Angka tersebut dinilai lebih tinggi dari tahun sebelumnya. “Target PAD di sektor pasar untuk tahun ini mengalami kenaikan, dipatok Rp 3 miliar,” kata Kepala DKUPP Sumenep, Moh. Ramli.
Dia menjelaskan, dengan angka tersebut dipastikan akan mencapai target. Itu dari hasil kalkulasi pihaknya pada item retribusi yang bisa menghasilkan pendapatan. “Kami ada beberapa item di sektor pasar yang bisa menyumbang pendapatan maksimal,” ungkapnya.
Misalnya, menurut mantan Kepala DPMD itu, retribusi pada penyewaan los, pelataran dan juga pengelolaan parkir. “Ini kalau dimaksimalkan pengelolaannya di tahun 2026 ini akan mencapai target PAD,” tuturnya.
Sebenanrnya, sambung dia, di tahun 2025 lalu ada yang sudah melebihi terget yang ditentukan, yakni pada item parkir yang sampai 102 persen, pelataran 112 persen. Sementara untuk los tidak maksimal perolehannya.
“Tahun ini, kami lakukan evaluasi aga los juga mencapai atau melebihi target yang ditentukan. Sehingga PAD 3 miliar itu bisa tercapai. Kami yakin bisa,” tegasnya.
Untuk itu, pihaknya akan bekerja maksimal untuk memenuhi target yang ditentukan. Termasuk, akan membuka ruang baru yang bisa menghasilkan PAD. Sehingga, akan menambah pendapatan di sektor pasar nantinya.
“Kami tidak ingin hanya sekadar kerja formalitas, sekadar mencapai target, melainkan harus melampau yang sudah ditentukan,” tukasnya. (Nz/yt)









