Proyek Butur Seal Rp 700 Juta di Sapeken Diduga Janggal

  • Whatsapp

Madurazone.co, Sumenep – Pekerjaan Proyek Butur Seal di Desa/Kecamatan/ Kepulauan Sapeken, Madura, Jawa Timur mulai mendapatkan sorotan. Pasalnya, pekerjaan dengan nilai sebesar Rp 738.140.000 diduga janggal dan ditengarai tidak sesuai spesifikasi.

Indikasinya, ketebalan dari pekerjaan yang dibangun diatas paving itu hanya berkisar 0,5 centimeter. Padahal, seharusnya proyek itu memiliki 2 centimeter. Selain itu, ditengarai kegiatan itu tidak ada revling pada jalan-jalan yang berlubang. Sehingga, dinilai menyalahi aturan.

Muat Lebih

Indikasi dugaan tidak sesuai spek itu sebagaimana disampaikan H. Joni Widarso, anggota komisi III DPRD Sumenep. Menurut Wiwid -Sapaan Joni Widarso- dari hasil pemantauan pihaknya ditengarai tidak sesuai spek. Itu dilihat dari kondisi jalan yang dibangun tersebut.

“Silahkan diukur, ketebalannya diperkirakan kurang dari 2 centi, mungkin setengan senti saja, ” katanya.

Dia menegaskan, karena terlalu rendah maka berdampak pada kondisi jalan yang bergelombang, tidak rata. Apalagi, jalan itu dibangun diatas paving. “Sebenarnya lebih bagus pavingnya dari Butur Seal itu. Itu bisa dibuktikan, ” ucapnya.

Menurut politisi Gerindra ini, karena berada paving maka jalan yang berlubang kemungkinan tidak direvling. Sehingga, menyebabkan hasilnya tidak maksimal. “Kami punya data dan bisa dipertanggunjawabkan, ” tuturnya dengan nada agak tinggi.

Untuk itu, pihaknya meminta instansi terkait untuk melakukan pemantauan terhadap pekerjaan tersebut. Bahkan, segera untuk dilakukan coredril (pengukuran ketebalan). “Ayo kita lalukan coredrill ke lapangan, ” tukasnya.

Sementara Idham Halil PPKo (Pejabat Pembuat Komitmen) Bina Marga Sumenep proyek tersebut menjelaskan, pihaknya mengaku berterima kasih atas masukan tersebut. Pihaknya memastikan akan melakukan pengukuran (coredrill). “Kami akan ukur ketebalannya nanti, ” katanya.

Menurutnya, apabila memang ditemukan tidak adanya kesesuaian maka akan diminta rekanan untuk melakukan perbaikan. Sebab, ketebalan yang di proyek tersebut 2 centimeter. “Akan kami lihat. Yang jelas, pembayaran pekerjaan disesuaikan dengan hasilnya, ” ungkapnya.

Kendati demikian, pekerjaan butur seal itu dilakukakan secara manual. “Revling juga dilakukan oleh rekanan. Intinya, kami akan cek nanti. Kami tidak main-main dalam proyek tersebut, ” tukasnya Kasi Pembangunan Jalan ini. (nz/yt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *