Madurazone.co, Sumenep – Merebaknya tempat kos menjadi lokasi “mesum” di Sumenep, Madura, Jawa Timur membuat gusar wakil bupati (wabup) Achmad Fauzi. Orang nomor dua di lingkungan pemkab Sumenep mengancam akan tutup paksa kos-kosan yang terbukti jadi tempat mesum.
“Keberadaan rumah kos hendaknya dimanfaatkan secara baik, jangan pada hal-hal negatif. Misalnya, konsumsi miras, kumpul kebo dan sejenisnya, itu tidak boleh terjadi, ” kata Achmad Fauzi di kantor Satpol PP, Rabu (10/10/2018).
Menurutnya, pengelola kosan hendaknya memperketat pengawasan kepada pengunjung yang datanf. Sehingga, pemanfaatan rumah kos itu untu kebaikan. “Apabila diperlukan pakai CCTV untuk memantau secara ketat. Ini harus dilakukan, ” ucapnya.
Suami Nia Kurnia ini menuturkan, apabila ditemukan dan terbukti kos-kosan dijadikan tempat mesum maka pihaknya tidak akan main-main. Dan, bisa langsung akan melakukan penutupan paksa. “Dan, siapapun yang membekingi akan kami sikat, ” tuturnya.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengamankan belasan muda mudi Selasa malam (9/10/2018). Ini didapat dari tiga titik lokasi kos-kosan. Mereka yang diamankan ada yang berdalih selingkuh, mau nikah dan kemalaman sehingga harus menginap. (nz/yt)










