Dukung Kemandiran Ekonomi, Bappeda Sumenep Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja

  • Whatsapp
Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto

Madurazone, SUMENEP – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep Arif Firmanto mendorong peningkatan kompetensi dan keterampilan untuk tenaga kerja. Itu supaya mampu menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, sehinga bisa berdaya saing

Oleh karennya, cukup penting meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di dunia kerja. Salah satunnya, dengan melakukan pelatihan berbasis komptensi. Pelatihan itu harus dilakukan secara berkesinambungan dan bekelanjutan. Dengan begitu pula, bisa menyesuaikan perkembangan dunia kerja.

Muat Lebih

”Peningkatan kompetensi yang disesuaikan dengan perkembangan dunia kerja itu menjadi penting, melalui pelatihan kompetensi sesuai permintaan dunia kerja. Dunia kerja terus berkembang, maka upgrade keterampilan maka menjadi keharusan,” kata Arif Firmanto.

Menurut dia, dunia kerja itu sangat komplek, maka keterampilannya pun akan terus tertantang. Maka, peningkatan kualitas itu menjadi sebuah keharusan. ”Bukan hanya berfokus terhadap penyediaan lapangan kerja, namun juga  keterampilan yang baik agar bisa dilirik oleh penyedia kerja atau mencipta lapangan kerja,” tuturnya.

Oleh karenannya, masyarakat juga memiliki bekal keterampilan agar mampu bersaing mendapatkan pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri. “Bagi kami, penguatan kompetensi dan kewirausahaan menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah,” tuturnya.

Dalam peningkatan kompetensi dunia kerja ini tentu akan menyasar Generasi muda. Sebab, pemuda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sumenep. “Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha baru berdasarkan potensi yang dimiliki,” tegasnya.

Arif menambahkan, keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan berwirausaha merupakan modal penting untuk menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. Agar mampu menciptakan kemandiran ekonomi.

“Kami akan terus mendorong agar kebijakan pembangunan ketenagakerjaan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya. (red)

Pos terkait