Dari Puskesmas Lenteng “Kumuh”, Pelayanan Ikut Diisorot, Dewan Bakal Panggil Kapus -Dinkes

  • Whatsapp
Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Mulyadi

Madurazone, SUMENEP – Kesan Lingkungan  “kumuh” dan tak terawat di  Puskesmas Lenteng,w Sumenep, Madura, Jawa Timur terus menggelinding. Sebab, itu dinilai tidak memiliki komitmen memberikan pelayanan nyaman dan aman kepada masyarakat.

Itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Mulyadi. Menurut dia, pusat kesehatan itu harus bersih lingkungannya. Sebab, lingkungan dan udara sehat mendorong cepatnya pemulihan kepada masyarakat. “Kalau kotor, berdebu kan tidak baik bagi kesehatan,” katanya.

Muat Lebih

Menurut dia, apa yang terjadi di Puskesmas Lenteng sebagai preseden buruk bagi pelayanan kesehatan. Pelayanan itu tidak hanya medis, tapi lingkungan yang sehat juga. “Lagian anggarannya kan sudah bisa atur sendiri,  karena sudah BLUD,” ungkapnya.

Sebenarnya, Mulyadi menuturkan, tinggal pada kemauan pemimpin dalam membuat lingkungan yang nyaman. “Ditegur, tapi tidak dimonitor atau bekerja di belakang meja tentu tidak akan memberikan aksi baik,” tegasnya.

Selain “kumuh” Politisi Partai Demokrat itu juga menyoroti pelayanan lainnya yang sering dikeluhkan. Sebab, cukup sering mendapatkan laporan terkait pelayanan di Puskesmas Lenteng yang kurang baik.

“Misalnya, baru-baru ini soal adanya informasi pelambatan administrasi BPJS untuk persalinan yang juga diberitakan media. Hal itu juga menjadi pekerjaan rumah yang harus di selesaikan,” ucapnya.

Bahkan, pihaknya masih mengantongi berbagai keluhan pelayanan di Puskesmas Lenteng yang perlu dievaluasi. Dinas Kesehatan (Dinkes) tentu harus turun tangan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan.

“Jika ada beberapa keluhan, dan disinyalir cukup intens, berarti ada yang salah dalam manajemennya. Ini perlu dilakukan evaluasi oleh dinkes Sumenep sebagai induk dari Puskesmas,” tuturnya.

Mulyadi menegaskan, pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat, sehingga harus dilayani dengan benar sesuai dengan tagline Pemerintah, Bismillah Melayani.

Maka, pelayanan harus maksimal, baik administrasi, tindakan medis maupun lingkungannya,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya berencana akan memanggil Kepala Puskesmas dan Dinkes untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. “Nanti kami rembug dulu waktu yang pas untuk melakukan klarifikasi atau rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kapus dan Dinkes,” tegasnya.

Kepala Puskesmas Lenteng drg Dela Maulana Asy’ari dalam keterangannya menjelaskan jika pihaknya sudah melakukan teguran kepada pihak petugas kebersihan. Namun, petugasnya terkesan malas.

Dan, dia mejelaskan jika anggaran kebersihan itu ada, hanya untuk gaji karyawan saja.

Terkait pelayanan, dalam pesan yang dikirim ke media ini, Dela memyarankan untuk mengisi kotak saran terkaiat keluhan pelanggan, dengan dilengkapi tanggal, nama yg d layani. “nanti kita tindak lanjuti.. tks!,” ujarnya dalam pesan Watshapp. (red)

Pos terkait