Madurazone. SUMENEP – Belum cairnya gaji perangkat desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mendapatkan sorotan dari ketua DPRD Zainal Arifin. Politisi PDI Perjuangan mendesak untuk segera dicairkan agar bisa dinikmati.
“Pencairan gaji perangkat desa, dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) untuk segera dicairkan. Apalagi, saat ini menjelang Lebaran. Pencairan itu dinilai sangat mendesak,” kata Zainal Arifin.
Zainal menuturkan, penghasilan tetap (siltap) bagi perangkat itu sangat dibutuhkan. Apalagi, ada yang tidak pendapatan lain selain menjadi perangkat. “Hanya mengandalkan gaji perangkat, bagi mereka sangat berharga,” tuturnya.
Dia menegaskan, gaji perangkat hampir rata tidak dicairkan setiap bulan, melainkan tiga bulan sekali, atau setiap DD maupun ADD dicairkan ke desa. “Cair setiap tiga bulan, tapi masih tersendat. Kasihan kan,” ungkapnya.
Sebenarnya, sambung dia, sejumlah desa sudah banyak yang menyetorkan APBDes sebagai prasyarat pencairan. Namun sampai detik ini ternyata tidak ada kepastian dan hanya penantian yang tak kunjung terealisasi.
“Kami mendesak untuk segera dicairkan, tidak ada alasan untuk menunda pencairan dana tersebut. Ingat, ini berkaitan dengan nasib orang juga menjelang Lebaran. Kami minta segera dicairkan,” tuturnya.
Zainal mengungkapkan, pihaknya akan memonitor dan melakukan pengawasan terhadap proses pencairan siltap melalui ADD itu. Apabila dalam waktu dekat, lima hari sebelum Lebaran tidak dicairkan, maka akan direspon.
“Lima hari sebelum Lebaran tidak cair, akan kami panggil dinas terkait,” ungkapnya. (Nz/yt)









