Madurazone. SUMENEP – Ketua Komisi IV DPRD Sumemep, Madura Jawa Timur Mulyadi mendesak untuk pengaktifan Satuan Tugas (Satgas) untuk mengawal program Makan Gizi Gratis (MBG). Sehingga, keberadaanya bisa tepat mutu dengan kualitas yang baik.
Sebab, di Sumenep banyak keluhan terkait MBG tersebut. Misalnya, menu yang disajikan tidak sesuai dengan standar yang ditentukan oleh aturan. Seperti telor busuk, ada ayam yang ada ulatnya dan sejenisnya. Sehingga, harus dikawal secara ketat.
Memang, MBG tersebut program pusat melalui dana APBN, namun daerah memiliki tanggungjawab untuk melakukan pengawasan secara maksimal. Itu untuk memastikan kualitas yang diberikan sesuai dengan standar, dan tidak terjadi penyimpangan di lapangan.
“Kami mendesak satgas MBG ini untuk segera diaktifkan. Sehingga, pengawalan dan pengawasan terhadap program Presiden Prabowo ini bisa diterima masyarakat secara layak dan berkualitas,” tuturnya.
Sebab, sambung Mulyadi, pihaknya tidak ingin keberadaan MBG hanya dijadikan program yang orientasinya pada bisnis belaka, tidak kepada peningkatan gizi generasi muda.
“Kalau yang ada di pikiran mereka hanya untung, maka pasti mangabaikan persoalannya mutu dan gizinya. Ini yang perlu dikawal dan diawasi,” tegasnya.
Politisi Partai Demokrat itu mengungkapkan, keberadaan satgas itu menjadi penting, memastikan menu dan limbah yang diciptakan melalui dapur mereka. Jadi memastikan pelaksanaan Perpres Nomor 115 tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG, pasal 42 jucto pasal 43, dan pasal 56 juncto pasal 57 yang mengatur soal pengawasan.
“pemerintah daerah harus punya kemauan untuk mengawal anggaran yang cukup besar itu,” tuturnya. (Red)









