Madurazone.co, Sampang – Bantuan Partai Politik (Parpol) untuk DPC PPP Sampang, Madura, Jawa Timur diperkirakan tidak bisa dicarikan kembali. Itu lantaran masih adanya dualisme kepemimpinan di pengurus DPP antara Djan Faridz dan Romahurmuzi.
Bahkan, kabarnya untuk tahun ini diperkirakan juga akan tidak akan cair. Sehingga, pengurus DPC PPP mulai mengeluh. Itu lantaran dana Banpol itu untuk operasional organisasi. Sehingga untuk saat ini menghidupi partai dengan cara sumbangan.
Subhan, Ketua DPC PPP Sampang menjelaskan, PPP Sampang sudah dua tahun tidak mendapatkan dana Banpol. Padahal, dana itu vital untuk menghidupi organisasi. Namun, karena tidak cair maka digalang sumbangan.
“Tapi, kami sudah komunikasi dengan Bakesbangpol dan Wakil bupati untuk bisa mencairkan. Tinggal menunggu keberanian Bakesbangpol,” ujarnya.
Kepala Bakesabangpol Sampang Rudi Setyadi, mengatakan, tidak dicairkannya dana banpol PPP itu sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 77 Tahun 2014 tentang Pedoman Tata Cara Penghitungan, Penganggaran Dalam APBD, Dan Tertib Administrasi Pengajuan, Penyaluran, Dan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Bantuan Keuangan Partai Politik.
“Memang dari tahun 2015 kami belum mencairkan dana Banpol milik partai itu karena ada dualisme,” tuturnya. (rid/red)









