Madurazone, SUMENEP – Masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diperkirakan sudah menikmati jaminan kesehatan melalui program UHC (Universal Health Coverage). Bahkan, sudah mencapai 99,94 persen menikmati program unggulan kota Sumekar, atau 1,4 juta jiwa.
Itu menandakan jika pemerintah daerah memiliki perhatian khusus terhadap kesehayan masyarakat yang mudah diakses dengan pelayanan yang sama dan merata. Dan, animo masyarakat cukup tinggi. Sehingga, tidak ada lagi masyarakat kota Sumekar yang kesulitan memperoleh layanan kesehatan.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengaku sangat bangga terhadap masyarakat yang sudah memanfaatkan program UHC tersebut. Ternyata penerima manfaatnya sudah mencapai hampir 100 persen. “Peserta jaminan kesehatan ini sudah luar biasa hampir seratus persen. Ini pertanda program ini dinanti masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, saat ini tidak lagi bicara soal kuantitas melainkan kualitas pelayanan. Pihaknya memastikan untuk segera membenahi agar pelayanan lebih maksimal. “Kualitas pelayanan itu menjadi atensi dari pemerintah, kami ingin memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah, cepat dan merata,” ucap Achmad Fauzi
Sebab, sambung dia, kepesertaan yang hampir menyeluruh harus berjalan beriringan dengan peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi Sumenep karena wilayah administrasinya mencakup kawasan daratan dan kepulauan.
Pemkab Sumenep terus berupaya memperkuat kualitas fasilitas dan pelayanan kesehatan agar tidak terjadi kesenjangan akses antara masyarakat yang tinggal di daratan dengan warga di wilayah kepulauan.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memastikan masyarakat, baik di daratan maupun kepulauan, mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sama,” tegasnya.
Capaian UHC tersebut sekaligus mengantarkan Kabupaten Sumenep kembali menerima UHC Awards 2026 kategori Madya dari pemerintah pusat.
Sebelumnya, Sumenep juga pernah meraih penghargaan serupa pada kategori Utama. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat.
Program UHC mulai diterapkan di Kabupaten Sumenep sejak Oktober 2022. Program tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-753.
Seiring pelaksanaannya, cakupan kepesertaan terus diperluas hingga kini mencapai 99,94 persen dari total penduduk. (nz/yt)









