Di Tasyukuran Kemerdekaan, Bupati Sumenep Ingatkan Spirit Nasionalismen Membangun Daerah

  • Whatsapp
Bupati sumenep (tengah) saat acara tasyakuran Kemerdekaan RI ke 81

Madurazone, SUMENEP – Momentum hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 bukan sekadar seremonial belaka, melainkan mengingat kembali sejarah masa lalu. Bukan untuk romantisme melainkan spirit membangun daerah dengan semangat nasionalisme dan soliditas yang tinggi.

Hal itu disampaikan bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam acara tasyakuran HUT RI ke 81 di lapangan kesenian Sumekar, Rabu (19/8/2026). Selain Bupati, hadir pada kesempatan itu wabup Imam Hasyim, Kapolres, Dandim 0827 Sumenep, sekdakab Agus Dwi Syahputra.

Muat Lebih

“Momentum agustus ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial saja, melainkan membangun gotong royong, solidaritas dan cinta tanah air. Dalam konteks ini juga cinta daerah, dan membangunnya,” kata bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Menurut Fauzi, saat ini bukan lagi tentang perjuangan menjajah melainkan melanjutkan pembangunan daerah, pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. “Saat ini berjuang untuk membangun daerah menuju masyarakat yang sejahtera. Esensi kemerdekaan itu sekarang ada membangun dan memberikan pelayanan,” tuturnya,

Maka, menurut politisi PDI Perjuangan, rasa syukur patut dipanjatkan dengan mengisi berbagai kegiatan positif di hari Kemerdekaan. Kemerdekaan bukan sekadar warisan kepada generasi saat ini, melainkan amanah yang harus terus dijaga dan diisi melalui karya nyata. Karena itu, seluruh generasi penerus memiliki kewajiban untuk meneruskan cita-cita para pahlawan dengan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah.

“Acara ini bukan hanya menjadi peringatan terhadap masa lalu, melainkan penegasan komitmen seluruh komponen daerah untuk menatap masa depan dengan tekad, kerja keras, dan semangat nasionalisme demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” terangnya.

Pemerintah daerah mengapresiasi kepada masyarakat yang turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, mulai dari tingkat RT, desa, kecamatan hingga kabupaten melalui berbagai kegiatan perlombaan.

“Kegiatan dalam rangka memperingati kemerdekaan tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi hendaknya mampu mempererat silaturahmi dan menciptakan kerukunan, agar Kabupaten Sumenep tetap kondusif, sehingga program pembangunan dapat berjalan lancar sesuai harapan bersama,” ujarnya. (nz/yt)

Pos terkait