Berhembus Isu Rencana Kenaikan BBM, Dewan Minta Perketat Pengawasan

  • Whatsapp

Maurazone. Sumenep – Anggota komisi II DPRD Sumenep Juhari meminta pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk diperketat. Mengingat banyak informasi yang berhembus tentang akan dinaikkan harga minya di Indonesia, akibat lonjakan harga minyak dunia. Padahal, untuk Indonesia belum ada pengumuman resmi pemerintah.

”Sampai detik ini, harga BBM belum ada kenaikan, masih menggunakan harga lama. Sehingga, seluruh SPBU di Kabupaten Sumenep hendaknya tidak menaikkan harga sebelum ada pengumuman resmi dari pemerintah,” kata Juhari.

Muat Lebih

Menurut dia, biasanya akan ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi, yakni menjual BBM dengan harga yang tidak wajar. Utamanya di wilayah kepulauan. Sehingga, perlu dilakukan pemantauan secara maksimal.

”Jangan sampai ada oknum yang bermain, memanfaatkan situasi isu yang berhembus tentang naikknya harga BBM dunia. Ingat di Indonesia belum ada pengumuman secara khsusus. Dengan begitu, harga BBM masih sama,” ungkap politisi PPP kepada sejumlah media.

Dia mendesak tim dari Pemkab, Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan pemantauan ke lapangan. Sebab, apabila ada yang memainkan harga BBM, maka hendaknya langsung ditindak dengan tegas. Itu dilakukan secara massif dan menyeluruh di Kabupaten Sumenep.

”Kami minta untuk turun ke lapangan, apabila ditemukan ada penyimpangan langsung tindak tegas. Sebab, pihaknya tidak ingin masyarakat menjadi korban dari permainan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab itu,” tegasnya.

Kendati demikian, pihaknya meminta masyarakat tidak panik soal isu kenaikan harga BBM, sebab pemerintah belum memberikan pengumuman. ”Jadi, harga BBM sampai detik ini tidak ada perubahan. Kalau pun ada perubahan pasti akan diumumkan. Jadi, tidak perlu panik dan jangan percaya kabar tidak jelas sumbernya,” tuturnya. (red)

Pos terkait