RSUDMA Sumenep Intensifkan Pencegahan dan Pengendalian Bahaya Infeksi

  • Whatsapp
banner 468x60

Madurazone. SUMENEP – Masalah Pencegahan dan Pengendalian Infesi (PPI) menjadi perhatian RSUD dr. H.Moh. Anwar, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Hal ini dilakukan untuk memproteksi bahaya infeksi di sekitar masyarakat.

Sehingga, Komite PPI rumah sakit pelat merah ini terus mengintensifkan kegiatan tersebut. Ini agar ada deteksi dini, baik kepada karyawan maupun pasien terhadap bahaya infeksi nosokomial. Harapannya, tahun ini agar menjadi tahun PPI.

Muat Lebih

banner 300250

Dengan kata lain, prinsip-prinsip PPI dapat benar-benar diterapkan sebagai perilaku sehari-hari, baik oleh karyawan, pasien ataupun pengunjung di Rumah Sakit. Juga, menekankan pentingnya penerapan ICRA HAIs (Infekction Control Risk Assesment HAis).

“ICRA merupakan proses untuk membantu Rumah Sakit menilai tentang luasnya resiko yang dihadapi. Sehingga, ditopang pada kmampuan mengontrol frekuensi dan dampak resiko infeksi,” kata Ketua Komite PPI, dr. Rossy Meilani, Sp.PK.

Dokter spesialis pathology klinik itu juga menekankan, ICRA HAIs harus dilakukan untuk setiap unit pelayanan dan penunjang untuk membantu mencegah potensi masalah dan meminimalkan dampak negatifnya dengan menentukan perioritas area untuk perbaikan berdasarkan dampak actual, potensi (kekritisan) dan system yang telah terbentuk.

“Dengan menyusun ICRA HAIs, diharapkan resiko infeksi teridentifikasi  dan terstratifikasi sehingga meningkatkan efisiensi dan keselamatan pasien serta staf RS,” lanjutnya. (nz/yt)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60