Tersangka Suap, Bupati Jombang Diberhentikan sebagai Ketua DPD Golkar Jatim

  • Whatsapp
banner 468x60

Madurazone.co, Nusantara – DPP Partai Golkar resmi memberhentikan Bupati Jombang, Nyono Suharli sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Timur. Nyono ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah terjaring operasi tangkap tangan menerima suap.

“Atas peristiwa tersebut DPP Partai Golkar telah mengambil langkah-langkah organisasi yang tegas sesuai dengan AD-ART untuk memberhentikan saudara Nyono Suharli sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur,” kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (6/2/2018).

Muat Lebih

banner 300250

Untuk mengisi kekosongan jabatan Ketua DPD Golkar Jawa Timur maka DPP Golkar telah menunjuk seorang pelaksana tugas dari unsur pengurus DPP Partai Golkar.

“Jadi untuk mengendalikan jalannya organisasi Partai Golkar di Provinsi Jawa Timur, DPP Partai Golkar telah menetapkan saudara Zainudin Amali sebagai Plt ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur,” ujar Lodewijk.

Zainudin yang kini juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, akan menjabat sebagai Plt Ketua DPD Golkar Jawa Timur hingga ditetapkan Ketua DPD Golkar Jawa Timur definitif melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa Partai Golkar Jawa Timur.

“Bapak Zainudin Amali diminta untuk melaksanakan tugas. Pertama yaitu memimpin organisasu Golkar Jawa Timur dalam rangka memenangkan Pilkada di seluruh Provinsi Jawa Timur,” tutur Lodewijk.

Selain itu, Zainudin juga diminta untuk berkomunikasi dengan KPU, baik pusat maupun KPU daerah Jawa Timur untuk mencari solusi mengenai status pencalonan Nyono sebagai Bupati Jombang untuk kedua kalinya.

“Atas peristiwa tersebut Partai Golkar meminta kepada seluruh kader Partai Golkar terutama yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah di seluruh Indonesia untuk mengambil pelajaran agar jangan melakukan tindakan yang tidak terpuji ini,” ujar Lodewijk.

“Partai Golkar tidak akan mentoleransi kepada kader yang melakukan tindakan koruptif tersebut dan memberikan sanksi yang tegas kepada kader yang melakukannya,” tambah Lodewijk.

Sumber. : suara.com

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.